Masa Depan Keamanan Teknologi Operasional: Tren dan Prediksi yang Perlu Diketahui

Keamanan Teknologi Operasional (OT) semakin menjadi fokus utama dalam dunia industri, mengingat ancaman siber yang berkembang pesat terhadap infrastruktur kritis. Sistem OT yang mencakup perangkat dan aplikasi yang digunakan untuk mengendalikan proses fisik di berbagai sektor, seperti manufaktur, energi, dan transportasi, menjadi sangat rentan terhadap serangan. Fortinet, sebagai salah satu penyedia solusi keamanan terkemuka, memberikan pandangan mendalam mengenai apa yang akan terjadi pada keamanan OT di masa depan. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Fortinet, Richard Springer, Direktur Senior Fortinet untuk Solusi OT, mengungkapkan lima prediksi utama tentang bagaimana lanskap keamanan OT akan berubah hingga tahun 2025. Berikut adalah rangkuman dari tren dan prediksi yang akan datang.

  1. Meningkatnya Risiko Keamanan OT karena Ketegangan Geopolitik

Salah satu prediksi pertama yang disampaikan adalah meningkatnya risiko serangan terhadap sistem OT yang dipicu oleh ketegangan geopolitik global. Serangan terhadap infrastruktur kritis yang digunakan oleh negara-negara besar dan kelompok dengan tujuan tertentu diperkirakan akan semakin meningkat. Ancaman ini dapat mencakup sektor-sektor vital seperti sistem listrik, distribusi air, dan jaringan energi, yang jika terkena serangan bisa berisiko merusak operasi industri dan bahkan membahayakan keselamatan publik. Di masa depan, serangan yang menargetkan sistem-sistem ini mungkin tidak hanya berasal dari individu atau kelompok kriminal, tetapi juga dari negara yang ingin mengganggu stabilitas ekonomi atau politik suatu negara lain.

  1. Perubahan dalam Pendekatan Patching pada Sistem OT

Pada sistem OT yang menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak lama, pembaruan (patching) sering kali menjadi tantangan besar. Banyak perangkat OT yang sudah usang atau tidak lagi mendapat pembaruan perangkat lunak dari pabrikan. Namun, seiring dengan perkembangan ancaman yang semakin kompleks, pada tahun 2025, banyak organisasi OT akan beralih pada pendekatan yang lebih holistik dalam mengelola patch, seperti segmentasi jaringan yang lebih baik, inspeksi aplikasi OT yang lebih mendalam, dan penggunaan virtual patching. Virtual patching adalah solusi yang memungkinkan perlindungan perangkat OT tanpa perlu melakukan pembaruan perangkat keras atau perangkat lunak yang terkadang tidak kompatibel dengan sistem yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat terus menjaga sistem OT mereka aman tanpa harus mengganti perangkat yang lebih lama.

  1. Peningkatan Adopsi Cloud dalam Sistem OT

Di masa depan, penggunaan teknologi cloud di sektor OT diprediksi akan meningkat secara signifikan. Cloud menawarkan berbagai keuntungan bagi organisasi yang mengelola sistem OT, seperti kemudahan akses dan efisiensi dalam pengelolaan data. Integrasi sistem OT dengan aplikasi berbasis cloud memberikan fleksibilitas dalam melakukan pemeliharaan jarak jauh dan kolaborasi lintas tim yang lebih efisien. Namun, dengan adopsi cloud yang semakin meningkat, muncul kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa infrastruktur cloud yang menghubungkan sistem OT tetap aman dan terlindungi dari ancaman. Perusahaan harus memastikan bahwa solusi keamanan yang digunakan dapat melindungi perbatasan antara TI dan OT yang semakin terintegrasi.

  1. Pemanfaatan Teknologi 5G dalam OT

Salah satu tren besar yang diprediksi akan mengubah wajah keamanan OT adalah adopsi teknologi 5G. Dengan kemampuan konektivitas yang lebih cepat dan latensi rendah, 5G akan memungkinkan penghubungan lebih banyak perangkat dan sensor yang digunakan dalam berbagai aplikasi OT, seperti robotika, kendaraan otonom, dan sistem manajemen produksi pintar. Kecepatan dan efisiensi yang ditawarkan oleh 5G akan sangat mendukung pengoperasian sistem-sistem OT yang memerlukan komunikasi real-time dengan perangkat di lapangan. Namun, teknologi ini juga membawa tantangan baru dalam hal keamanan. Oleh karena itu, sangat penting bagi organisasi untuk memastikan bahwa mereka memiliki langkah-langkah pengamanan yang tepat untuk mencegah potensi ancaman terhadap koneksi 5G yang lebih luas ini.

  1. Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Keamanan OT

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keamanan OT diprediksi akan berkembang pesat. AI dapat digunakan untuk mendeteksi ancaman dan anomali dalam lalu lintas data yang terjadi di sistem OT, memberikan respons otomatis terhadap insiden yang terdeteksi, serta meningkatkan otomatisasi dan orkestrasi dalam pengelolaan keamanan. Dalam beberapa tahun ke depan, AI diharapkan dapat berfungsi lebih jauh dalam mengidentifikasi dan menanggulangi kerentanannya, sehingga membantu perusahaan mengurangi beban kerja manual dan mempercepat waktu respons terhadap serangan. AI juga akan digunakan untuk meningkatkan sistem pemantauan, kontrol akses, dan deteksi ancaman yang terjadi dalam sistem OT secara lebih efektif.

Namun, meskipun AI menawarkan banyak keuntungan, penggunaannya juga membawa tantangan baru. Salah satunya adalah risiko manipulasi atau peretasan terhadap sistem berbasis AI. Oleh karena itu, organisasi harus mempertimbangkan keamanan AI sebagai bagian dari strategi keamanan yang lebih luas, memastikan bahwa model AI yang digunakan tidak dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan

Keamanan OT akan terus berkembang seiring dengan semakin canggihnya teknologi dan ancaman yang ada. Menurut Fortinet, organisasi yang mengelola sistem OT harus siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa depan. Hal ini mencakup meningkatnya ancaman serangan siber, perkembangan teknologi baru seperti 5G dan AI, serta kebutuhan untuk mengintegrasikan solusi keamanan yang lebih efektif dalam mengelola patch dan mengamankan sistem. Penting bagi organisasi untuk merencanakan strategi yang komprehensif dan berlapis untuk menjaga keamanan OT mereka. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tren dan prediksi ini, perusahaan dapat lebih siap untuk menghadapi risiko dan melindungi infrastruktur kritis mereka di masa depan.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan fortinet indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi fortinet.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!