Di era digital saat ini, sistem Teknologi Operasional (OT) menjadi bagian yang sangat vital dalam infrastruktur banyak sektor industri, mulai dari manufaktur, energi, hingga utilitas. Namun, semakin berkembangnya teknologi juga menghadirkan tantangan baru berupa ancaman siber yang semakin canggih. Keamanan OT menjadi isu yang semakin mendesak, mengingat dampak besar yang dapat ditimbulkan jika sistem-sistem kritis ini diretas atau disusupi. Untuk itu, Fortinet mengadakan Fortinet OT Security Summit, yang bertujuan memberikan panduan dan wawasan tentang cara melindungi sistem OT agar tetap aman dari serangan siber.
Pentingnya Keamanan OT
Teknologi operasional (OT) merujuk pada perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi atau menyebabkan perubahan melalui pengendalian langsung proses fisik, seperti yang ada pada pabrik atau jaringan energi. Dengan meningkatnya ketergantungan pada sistem OT dalam operasi sehari-hari, ancaman terhadap keamanan siber di sektor-sektor ini semakin menjadi perhatian utama. Serangan terhadap sistem OT dapat menyebabkan kerusakan besar, mulai dari gangguan produksi hingga ancaman terhadap keselamatan manusia.
Fortinet mengadakan OT Security Summit untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana cara melindungi sistem OT dari ancaman-ancaman yang semakin berkembang. Acara ini dihadiri oleh berbagai profesional dari industri yang memiliki kepentingan untuk menjaga kelangsungan operasi serta keamanan dalam sistem-sistem kritis ini. Dalam acara tersebut, Fortinet mengungkapkan berbagai strategi dan solusi yang dapat diterapkan untuk menjaga keamanan OT.
Ancaman Terhadap Sistem OT
Menurut Richard Springer, Direktur Senior Fortinet untuk Solusi OT, ancaman terhadap OT sekarang ini semakin beragam dan kompleks. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan ransomware, yang dapat mengunci akses ke sistem dan menghentikan operasi secara total. Serangan ini bisa datang dari berbagai sumber, termasuk kelompok peretas yang bertujuan untuk mendapatkan uang tebusan, atau bahkan negara yang melakukan serangan untuk tujuan geopolitik.
Selain itu, pelaku ancaman semakin pintar dalam mengeksploitasi celah keamanan dalam perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam sistem OT. Beberapa perangkat OT bahkan tidak dirancang untuk dapat dengan mudah mendapatkan pembaruan perangkat lunak atau keamanan, sehingga mereka menjadi target yang sangat rentan. Fortinet menggarisbawahi pentingnya memiliki sistem pertahanan yang berlapis-lapis untuk dapat melawan serangan seperti ini.
Pendekatan Fortinet dalam Melindungi Sistem OT
Dalam menghadapi tantangan ini, Fortinet menawarkan solusi keamanan yang komprehensif yang dirancang untuk melindungi sistem OT secara menyeluruh. Salah satu pendekatan utama yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan platform keamanan terintegrasi yang dapat memberikan visibilitas lengkap terhadap jaringan OT dan TI (Teknologi Informasi). Dengan memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap lalu lintas data yang masuk dan keluar, perusahaan dapat lebih mudah mendeteksi potensi ancaman lebih awal dan mengambil tindakan yang tepat.
Selain itu, Fortinet juga mengedepankan pentingnya segmentasi dalam sistem OT. Segmentasi memungkinkan organisasi untuk memisahkan jaringan OT dari jaringan TI, sehingga jika ada serangan yang berhasil menembus satu sisi, dampaknya dapat dibatasi hanya pada segmen tertentu dan tidak menyebar ke seluruh sistem. Dengan segmentasi yang tepat, perusahaan dapat lebih mudah mengelola akses ke perangkat OT dan memperkecil peluang serangan.
Fortinet juga menekankan pentingnya pengamanan akses jarak jauh yang aman. Banyak perangkat OT yang membutuhkan pemeliharaan atau pembaruan jarak jauh, dan tanpa pengamanan yang memadai, akses ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan oleh peretas. Fortinet menawarkan solusi seperti VPN dan autentikasi multi-faktor yang dapat mengamankan akses tersebut, memastikan hanya pihak yang berwenang yang dapat mengakses sistem OT.
Virtual Patching dan Pengelolaan Risiko
Salah satu inovasi yang dibahas dalam Fortinet OT Security Summit adalah teknologi virtual patching. Sistem OT yang lebih tua atau legacy seringkali tidak mendapatkan pembaruan perangkat lunak secara rutin. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap serangan yang mengeksploitasi kerentanannya. Dengan virtual patching, Fortinet menawarkan solusi untuk menutup celah keamanan pada perangkat tersebut tanpa memerlukan pembaruan perangkat lunak yang mungkin tidak lagi tersedia. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk melindungi perangkat OT yang lebih tua sambil menunggu pembaruan resmi atau penggantian perangkat keras.
Selain itu, dalam konteks pengelolaan risiko, Fortinet juga memperkenalkan pendekatan berlapis yang menggabungkan berbagai teknologi untuk menciptakan sistem pertahanan yang lebih kuat. Pendekatan ini tidak hanya mengandalkan satu solusi, tetapi melibatkan berbagai lapisan perlindungan yang bekerja bersama-sama untuk memperkecil peluang serangan berhasil.
Mengedukasi Eksekutif Tentang Keamanan OT
Keamanan OT tidak hanya menjadi tanggung jawab tim teknis, tetapi juga perlu melibatkan tingkat eksekutif dalam perusahaan. Banyak perusahaan kini mulai menyadari bahwa masalah ini harus dibawa ke tingkat C-suite, terutama dengan meningkatnya ancaman terhadap infrastruktur kritis. Dalam Fortinet OT Security Summit, Fortinet menekankan pentingnya pendidikan bagi para eksekutif perusahaan mengenai tantangan yang ada di sektor OT dan bagaimana mereka dapat membantu dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengamanan sistem-sistem tersebut.
Dengan pemahaman yang lebih baik, eksekutif dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengalokasikan sumber daya untuk pengamanan dan mitigasi risiko. Selain itu, mereka juga dapat memastikan bahwa budaya keamanan terintegrasi ke dalam setiap aspek operasional perusahaan.
Kesimpulan
Keamanan OT adalah hal yang sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan operasional sektor industri yang sangat penting. Dengan serangan siber yang semakin canggih dan berbagai ancaman yang terus berkembang, penting bagi setiap organisasi untuk memiliki pendekatan yang komprehensif dalam melindungi sistem-sistem kritis ini. Fortinet OT Security Summit memberikan banyak wawasan berharga tentang bagaimana perusahaan dapat melindungi dan mengelola sistem OT mereka secara efektif. Dengan solusi yang tepat dan pendekatan berlapis, perusahaan dapat meminimalkan risiko serangan dan memastikan bahwa infrastruktur vital mereka tetap aman dari ancaman yang terus berubah.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan fortinet indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi fortinet.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
